Skip to main content

Review Novel Negeri Para Bedebah Karya Tere Liye

Review Novel Negeri Para Bedebah - Tere Liye memang sudah masuk daftar penulis novel yang karyanya banyak direkomendasikan. Sebelumnya, saya sudah list namanya juga dalam daftar bacaan, tapi berhubung belum ada waktu, jadi belum sempat baca-baca novelnya. Namun setelah membaca sinopsis "Pulang" di buku Bahasa Indonesia SMP, salah satu novel Tere Liye bergenre action, saya langsung mencari novel Tere Liye best seller. Dan ketemulah novel yang terkenal berjudul Negeri Para Bedebah.

Saya tadinya mau berbangga karena bisa baca novel ini dalam waktu 12 jam atau tidak lebih dari setengah hari. Tapi ternyata, banyak juga kok yang baca novel ini dalam waktu singkat. Kenapa?

Karena memang novel Negeri Para Bedebah memiliki alur maju layaknya sebuah film sehingga mudah diikuti. Ditambah lagi dengan genre action yang membuat pembaca novel ingin cepat-cepat mengetahui jalan cerita selanjutnya serta waktu yang dibutuhkan tokoh utama untuk menyelamatkan Bank Semesta hanya 2x24 jam.

Review Novel Negeri Para Bedebah Karya Tere Liye


"Di negeri para bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata.
Di negeri para bedebah, musang berbuluh domba berkeliaran di halaman rumah.
Tetapi setidaknya, Kawan, di negeri para bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berkhianat."

Review Novel Negeri Para Bedebah Karya Tere Liye
Review Novel Negeri Para Bedebah Karya Tere Liye

Cover Novel Negeri Para Bedebah
Cover Novel Negeri Para Bedebah

Judul buku : Negeri Para Bedebah
Penulis : Tere Liye
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Tahun 2012
Genre : Action
Jumlah Halaman : 433 Halaman

Cerita dimulai dari Thomas yang sedang dalam perjalanan pulang dari London, menuju Jakarta. Di pesawat, Thomas diwawancarai oleh seorang wartawan bernama Julia setelah berkali-kali ditunda karena kesibukan Thomas selaku konsultan keuangan profesional.

Thomas yang adalah tokoh utama dalam novel ini memiliki wajah yang rupawan dan seorang konsultan yang memiliki jaringan yang luas, memiliki sifat yang pintar, cerdik, licin, dan mampu mempengaruhi orang lain.

Di episode 1 yang berjudul "Krisis Dunia", pembahasannya cukup berat karena terkait dengan krisis dan bank yang terancam pailit. Namun tentu saja, tanpa bekal ilmu ekonomi yang memadai pun, kita bisa mencerna maksud dari penulis dengan baik.

Di tengah kasus Bank Semesta yang sedang terancam, Thomas hadir sebagai konsultan keuangan profesional.

Hal yang paling menarik adalah tidak seorang pun tahu siapa Thomas yang adalah keponakan dari pemilik Bank Semesta yang terancam pailit itu, yaitu Om Liem. Jadi, Om Liem ini adalah saudara dari ayah Thomas, Edward, yang meninggal karena persaingan bisnis.

Sejak kejadian beberapa tahun silam tersebut yang menyebabkan kedua orang tua Thomas meninggal, Thomas menjadi benci terhadap Om Liem.

Namun di tengah krisis yang dialami Bank Semesta, Thomas hadir untuk membantu Om Liem, meskipun kebenciannya belum hilang. Alasannya adalah untuk balas dendam terhadap dua pejabat yang terlibat dalam insiden menyedihkan beberapa tahun silam tersebut.

Untuk menyelamatkan Bank Semesta, Thomas "mengkampanyekan" dampak sistemis jika sampai Bank Semesta tutup yang dapat menyebabkan krisis perekonomian negara.

Perjalanan Thomas dalam menyelamatkan Bank Semesta cukup berat. Hanya butuh waktu 2x24 jam dan harus hadir di berbagai tempat untuk mempengaruhi beberapa orang penting yang menjadi penentu kebijakan.

Langkah awal untuk menyelamatkan Bank Semesta adalah dengan menyembunyikan Om Liem yang adalah pemilik Bank Semesta. Mulai dari kaburnya Thomas dan Om Liem dari rumah yang telah dikepung polisi, petualangan seru dan penuh aksi dimulai.

Kejar-kejaran dengan polisi, lolos dari pengawasan, lompat dari pesawat, semua aksi gila yang dilakukan Thomas bisa jadi lebih keren dari film-film action di bioskop yang pernah kamu tonton. Meskipun hanya berupa bacaan, namun cara penulis bercerita membuat pembaca seperti sedang menonton film.

Mungkin beberapa cerita terlihat tidak masuk akal, namun kadang aksi Thomas yang terlihat mustahil, juga sama dengan di dunia nyata kan?

Bagaimana kisah selanjutnya?

Bagaimana strategi dan keberanian Thomas dalam menghadapi ancaman?

Apakah Bank Semesta akan ditutup?

Siapa sebenarnya pengkhianat berbulu domba yang berkeliaran di halaman rumah?

Apa nilai yang terkandung dalam novel Negeri Para Bedebah?

Baca terus aja. Nanti juga ketahuan sendiri apa maksud dari novel ini "Negeri Para Bedebah".

Selain kisah petualangan Thomas dalam menyelamatkan Bank Semesta, salah satu hal yang juga menarik perhatian saya adalah cerita masa lalu Opa tentang Mata Picak. Setelah beberapa kali cerita Opa terdengar itu-itu saja, namun tentang Mata Picak benar-benar cerita horor yang menakutkan.

Dan benar, mereka yang seperti Mata Picak, memiliki kekuatan yang tak tertandingi sering kali berbuat semena-mena. Namun bukan berarti mereka yang berkuasa akan tetap selama-lamanya karena satu kesalahan bisa berakibat fatal.

Setelah membaca novel ini, banyak sekali ilmu dan pesan yang bisa didapatkan. Terutama dalam dunia politik dan ekonomi.

Seperti ungkapan pejabat bank sentral di atas pesawat ketika Thomas pura-pura ingin agar Bank Semesta ditutup:

"... Anak muda sepertimu terkadang terlalu emosional. Boleh jadi bank itu rumah perampok, tapi ketika dia terbakar di tengah angin kencang, musim kemarau krisis dunia, kalau kita biarkan sendiri, apinya akan menjalar ke rumah-rumah lain, bahayanya akan lebih besar lagi. Jadi pilihan terbaiknya boleh jadi memadamkan api rumah itu dulu. Urusan menangkap rampok, mengambil harta yang pernah dia rampok, tentu saja harus dilakukan sesuai koridor hukum yang ada."

Dan pada akhirnya, tidak semua yang kita ketahui benar-benar seperti yang kita ketahui. Tidak selalu apa yang Kau dengar seburuk sebenarnya.

Sinopsis Novel Negeri Para Bedebah Karya Tere Liye


Jika kamu mencari novel tentang keuangan yang cukup mudah dipahami, novel Negeri Para Bedebah cukup direkomendasikan. Meskipun lebih banyak tentang aksi menyelamatkan diri dan petualangan, namun ada beberapa konsep ekonomi dasar sejak bab 1 novel ini.

Novel Negeri Para Bedebah bertema tentang ilmu ekonomi, keuangan, perbankan, sampai politik. Dari sini kita bisa pahami dengan jelas bahwa kehidupan dunia politik cukup berat dan rumit. Namun petarung sejati selalu memegang teguh janjinya.

Dalam novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama, yaitu Thomas, sebagai tokoh aku.

Kadang saya heran, bagaimana kisah perjalanan hidup Tere Liye dan penulis-penulis novel lainnya yang bisa menceritakan hal-hal yang tidak biasa. Mereka begitu berbakat menulis sebuah cerita yang hebat, yang latar belakang kehidupannya sangat berbeda dengan kisah di dalam novel.

Seperti yang kita ketahui, Tere Liye memiliki banyak novel bergenre romantis dan action yang sangat recommendet untuk dibaca. Tentu menulis sebuah novel best seller adalah prestasi yang membanggakan.

Tokoh-tokoh Dalam Novel Negeri Para Bedebah

  1. Thomas, konsultan keuangan yang juga adalah keponakan dari Om Liem.
  2. Julia, wartawan.
  3. Om Liem, pemilik Bank Semesta.
  4. Opa, orang tua dari Edward dan Om Liem.
  5. Edward, ayah dari Thomas.
  6. Maggie, sekertaris Thomas.
  7. Kadek, orang yang mengurus kapal pesiar milik Opa.
  8. Randy, pejabat tinggi di kantor imigrasi.
  9. Rudi, anggota klub petarung yang juga adalah penyidik di kepolisian.
  10. Ram, orang kepercayaan Om Liem yang ternyata...
  11. Tuan Shinpei
  12. Wusdi
  13. Tunga
  14. Dan, tokoh-tokoh lainnya.

Amanat Novel Negeri Para Bedebah


Novel Negeri Para Bedebah memiliki beberapa pesan penting untuk kehidupan. Seperti kita harus memiliki jaringan yang kuat yang bisa dimanfaatkan dan membantu kita ketika dalam masalah.

Thomas tidak akan bisa melakukannya sendiri tanpa bantuan orang-orang disekitarnya, seperti Maggie, Julia, Rudi, Randy, dan lain sebagainya, termasuk uang yang banyak ketika lolos dari penjara. Ironis memang :(

Berkali-kali lolos dari ancaman membuat kita memahami bahwa Thomas adalah sosok yang licin dan memiliki ketenangan yang tinggi. Hal ini juga dapat kita lihat ketika Thomas diinterogasi oleh Wusdi dan Tunga dimana ia tidak membuka mulut sedikit pun.

Dari novel ini juga, kita jadi sadar bahwa kita harus waspada terhadap siapapun yang bisa saja memiliki motif tersembunyi. Who knows, jangankan orang yang baru dikenal, orang yang sudah menjadi kepercayaan pun bisa jadi adalah pengkhianat yang sesungguhnya.

Dan pada akhirnya, ketika dihadapkan dengan sesuatu yang sulit, kita harus bisa melihat ke belakang untuk belajar dari pengalaman masa lalu. Entah itu pengalaman diri sendiri atau pun orang lain.

Seperti pengalaman masa lalu Opa yang lolos dari Mata Picak, menjadi pengetahuan yang berharga ketika Thomas lolos dari penyergapan di bandara.

Dan seperti itulah, Negeri Para Bedebah bisa saja hadir dimana saja. Di dunia politik, bisnis, dan lainnya.

Namun satu hal yang penting untuk generasi muda penerus adalah untuk mengambil sisi positif dari setiap informasi yang didapat dan menjadikan sisi negatif sebagai pengetahuan sehingga peluang para bedebah untuk kabur, harus ditutup.

Dan benar saja, kehidupan politik itu harus realistis. Namun petarung sejati selalu memegang janji sama seperti serigala yang tidak ikut dalam sirkus seperti halnya singa dan harimau.

Membaca novel seperti ini benar-benar memacu adrenalin sekaligus memberikan gambaran tentang kemungkinan-kemungkinan konspirasi dibalik setiap keputusan, entah itu politik, bisnis, dan lainnya.

Kembali lagi, cerita ini adalah fiktif, apabila ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan alur cerita, itu hanyalah kebetulan belaka.

Namun ada satu hal yang menarik, terutama dalam dunia bisnis dan usaha. Siapa yang bisa menduga bahwa usaha kecil bisa berubah menjadi sebuah bisnis besar? Hanya dengan kerja keras semua itu bisa terwujud.

Kelebihan dan Kekurangan Novel Negeri Para Bedebah


Kelebihan novel Negeri Para Bedebah tentu saja karena bisa membuat siapapun yang membacanya menjadi penasaran dan membuatnya membaca novel ini karena tidak sabar ingin tahu kisah selanjutnya.

Membaca novel karya Tere Liye ini benar-benar seperti nonton film action. Bahkan tidak kalah dari film action yang hanya tampil di bioskop. Adegan menarik dan menegangkan bisa dirasakan pembaca dengan sangat jelas.

Kekurangan novel Negeri Para Bedebah apa ya?

Beberapa orang bilang kekurangannya adalah beberapa adegan yang tidak masuk akan dan mustahil. Namun menurut saya, dalam dunia ini tidak ada yang benar-benar terlalu mustahil. Apalagi di Negeri Para Bedebah, iya kan?

Sebut saja .... yang belum memiliki titik terang dan banyak kasus lainnya yang mungkin tidak akan pernah diungkap karena:

Bahaya dampak sistemis atau mereka yang terlibat masih memegang kendali dan hanya sekian orang yang tahu :)

Dan itulah hidup. Dalam kehidupan nyata, kadang tidak tahu sesuatu lebih baik dari pada tahu tapi hanya sedikit.

Lanjutan novel Negeri Para Bedebah adalah Negeri Di Ujung Tanduk. Jadi baca dulu novel pertamanya kemudian lanjutkan ke novel kedua. Saya juga belum baca, tapi dari beberapa review yang sudah saya baca, di novel Negeri Di Ujung Tanduk, selain menjadi konsultan keuangan, Thomas juga menjadi konsultan politik.

Tunggu review selanjutnya.

Update

Saya telah baca novel Negeri Di Ujung Tanduk. Kisahnya tidak kalah seru dari novel Negeri Para Bedebah. Di novel yang kedua ini, lebih banyak bercerita dengan dunia politik.

Selengkapnya dalam Review Novel Negeri Di Ujung Tanduk Tere Liye

Untuk kamu yang sedang hidup dalam masa remaja, ada baiknya kamu baca novel best seller 5 cm yang adalah novel karya Donny Dhirgantoro pada tahun 2005 yang diterbitkan oleh Grasindo. Novel ini menceritakan tentang perjalanan 5 sahabat yakni Arial, Riani, Zafran, Ian dan Genta.

Di sini kamu akan belajar tentang persahabatan, cinta, dan tekad pantang menyerah.

Selengkapnya dalam Sinopsis Novel 5 cm Per Bab Lengkap

Demikianlah review novel Negeri Para Bedebah karya Tere Liye. Selamat membaca, semoga bermanfaat. Jika ada kata-kata yang kurang berkenan, mohon dimaafkan dan dikoreksi. Terima kasih.
Contact Us: Komentar, saran dan masukan melalui WA 085396717324 dan Gmail Lara4store@gmail.com.