Skip to main content

Pertolongan Pertama Saat Digigit Anjing Agar Tidak Terinfeksi Rabies

Apa yang harus dilakukan saat digigit anjing? Baik anjing liar maupun anjing peliharaan, sama-sama memiliki potensi untuk menyerang seseorang. Dan digigit anjing adalah kejadian umum yang biasa terjadi namun bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Karena itu, memiliki pengetahuan tentang pertolongan pertama saat digigit anjing sangat penting.

Pertolongan Pertama Saat Digigit Anjing Agar Tidak Terinfeksi Rabies
Pertolongan Pertama Saat Digigit Anjing Agar Tidak Terinfeksi Rabies


Selain untuk diri sendiri, manfaat dari mengetahui cara menangani orang yang digigit anjing juga sangat besar bagi orang di sekitar kita saat mengalami kejadian ini.

Langkah-langkah Pertolongan Pertama Saat Digigit Anjing


Pertolongan pertama saat digigit anjing dilakukan berdasarkan tingkat keparahan gigitan. Namun meskipun hanya tergores gigi anjing, sangat penting untuk mendapatkan perawatan medis.

Berikut ini langkah-langkah pertolongan pertama saat digigit anjing.
  1. Langkah pertama adalah mencari pertolongan orang di sekitar dan segera menjauh dari anjing yang menggigit Anda. Karena jika itu anjing gila (rabies), bisa kembali menyerang.
  2. Bersihkan luka gigitan menggunakan sabun antiseptik dengan air yang mengalir dengan hati-hati. Jika luka belum berdarah, pencet luka dengan lembut agar mencegah bakteri dan virus masuk ke luka.
  3. Bilas dengan menggunakan air hangat selama beberapa menit.
  4. Oleskan salep antibiotik pada luka. Tutup dengan perban atau kain kasa bersih.
  5. Segera bahwa ke dokter untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut. Hal ini bertujuan untuk menghindari resiko infeksi bakteri dan virus.
Seperti yang sudah dijelaskan sejak awal, tidak peduli gigitan anjing luka kecil atau luka besar, berasal dari anjing kecil atau dewasa, anjing yang divaksin terlebih yang tidak divaksin, pertolongan medis tetap diperlukan untuk mencegah infeksi.

Karena gigitan hewan seperti anjing liar sangat besar mengakibatkan resiko infeksi berbagai penyakit, seperti rabies dan tetanus.

Adapun gejala rabies pada manusia ditandai dengan flu, demam di atas 38 derajat Celcius, kelemahan otot, gelisah, mual dan muntah, rasa sakit di area sekitar gigitan dan bernanah.

Sangat tidak disarankan untuk menunggu gejala setelah digigit anjing. Karena berkaitan dengan gigitan anjing rabies, mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Pertolongan dengan VAR dan SAR oleh dokter selalu bisa mencegah dampak fatal akibat gigitan anjing.

Tidak semua gigitan anjing bisa terkena rabies. Tapi penyakit lainnya juga bisa beresiko. Karena itu, bantuan medis tetap diperlukan meskipun hanya tergores gigi anjing. Seperti artikel sebelumnya tentang Apakah gigitan anak anjing berbahaya?

Demikianlah panduan pertolongan pertama saat digigit anjing. Semoga bermanfaat!
Contact Us: Komentar, saran dan masukan melalui WA 085396717324 dan Gmail Lara4store@gmail.com.