Skip to main content

Cara Menghindari Gigitan Anjing Galak

Cara Menghindari Gigitan Anjing Galak dan Mengatasi Serangan Anjing - Gigitan anjing tidak hanya mengakibatkan sakit dan luka saja, tetapi juga memiliki resiko tinggi tertular penyakit-penyakit berbahaya seperti rabies, tetanus, sepsis, dan lain sebagainya. Karena itu, sangat penting untuk mengetahui kiat-kiat menghindari gigitan anjing, terutama di daerah yang memiliki populasi anjing yang tinggi.

Cara Menghindari Gigitan Anjing Galak
Cara Menghindari Gigitan Anjing Galak

Perlu diketahui bahwa anjing liar dan anjing peliharaan sama-sama bisa mengancam seseorang. Hal ini ditunjukkan dari beberapa kasus gigitan anjing juga disebabkan oleh anjing peliharaan orang lain, termasuk anjing tetangga yang beranak.

Cara Menghindari Gigitan Anjing


Berikut ini beberapa cara menghindari gigitan anjing, baik anjing peliharaan tetangga ketika bertamu atau pun anjing liar yang ditemui di jalan.
  1. Ketika berkunjung ke rumah teman yang memelihara anjing, pastikan kamu memanggil nama teman sebelum masuk ke pekarangan rumahnya.
  2. Untuk beberapa anjing peliharaan, meludah bisa menjadi tanda perkenalan.
  3. Tetap diam seperti pohon dan kaku ketika didekati anjing dan tampilkan kesan bersahabat di dekat anjing namun tetap waspada. Jangan panik, jangan berlari atau berteriak.
  4. Jangan sampai anjing merasa terganggu dan terancam sehingga menyerang kamu. Terutama anjing beranak, jangan bermain bersama anak-anaknya.
  5. Kenali ciri-ciri anjing yang ingin menyerang seperti terlihat agresif dan memperlihatkan gigi-giginya dengan telinga bergerak ke belakang tanda siap menerkam. Ekor anjing yang tegang juga menjadi tanda kalau anjing merasa terancam dan siap menyerang. Karena itu, waspadalah jika melihat ciri-ciri anjing seperti ini.
  6. Sebelum didekati anjing atau berjalan di area yang sering terlihat anjing liar, pastikan untuk memegang tongkat di tangan sebagai bentuk perlindungan diri. Hal ini penting jika di daerah Anda banyak berkeliaran anjing liar.
  7. Jika Anda tidak memiliki tongkat dan akan diserang anjing, segera berikan pukulan yang membuat anjing lari dari Anda. Untuk itu, jangan panik dan jangan coba untuk menangkap anjing yang akan menyerang.
  8. Berikan benda lain sebagai pengalih perhatian.
  9. Jika banyak berkeliaran anjing liar, pastikan menghubungi dinas terkait untuk diamankan.
  10. Jangan dekati anjing yang tidak dikenal.
  11. Jangan melakukan permainan agresif dengan anjing peliharaan.
  12. Jaga agar posisi Anda selalu menyamping saat berhadapan dengan anjing.
  13. Selalu awasi anak Anda jika bermain bersama anjing.

Bagaimana cara agar tidak dikejar anjing?


Kalau lari ya dikerja pastinya. Karena itu, untuk tidak dikejar anjing harus tetap tenang dan tidak boleh terlihat ketakutan. Namun dibutuhkan ketenangan untuk itu, misalnya saja memberikan benda lain sebagai pengalih perhatian sambil doa mengusir anjing.

Cara mengatasi anjing agresif adalah dengan tetap tenang. Cari kelemahan anjing dan pukul pada bagian tersebut. Misalnya saja pada tenggorokan. Biasanya sih, sekali tendang anjing akan langsung pergi.

Jika itu anjing peliharaan yang galak yang jaraknya masih jauh, biasanya dengan duduk sambil mengancam dengan batu bisa membuat anjing takut. Tapi tidak semua anjing takut dengan cara seperti ini.

Jika anjingnya terlalu galak, tips mengatasi serangan anjing adalah dengan tetap tenang dan pukul dalam sekali pukulan hingga anjing lari meninggalkan Anda. Jangan ragu dan pukul pakai benda tumpul jika membahayakan keselamatan Anda.

Perlu diketahui, bahwa anjing umumnya tidak akan menggigit jika tidak terasa terancam atau kaget. Kecuali anjing gila (rabies), maka biasanya memang mereka yang cari gara-gara karena pikiran mereka yang memang sudah terserang virus.

Anjing adalah hewan peliharaan yang setia kepada pemiliknya dan bersahabat dengan tuan rumah. Karena itu, pastikan Anda memelihara anjing sejak kecil dengan baik karena sebenarnya anjing memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi dan dapat memahami perintah pemiliknya dengan sedikit latihan.

Jangan biarkan anjing peliharaan bermain dengan anjing liar agar terhindar dari berbagai penyakit.

Jika tergigit anjing, pastikan untuk memberikan pertolongan pertama. Seperti mencuci bersih luka gigitan dengan air mengalir dan sabun antiseptik kemudian bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Terlebih jika anjing tersebut tidak memiliki riwayat vaksinasi yang jelas. Bahkan digigit anjing yang sudah divaksin pun masih bisa beresiko menularkan penyakit. Karena itu, bantuan medis sangat dibutuhkan jika berkaitan dengan gigitan hewan, terutama anjing gila (rabies).

Lihat juga Apakah rabies bisa sembuh?

Demikianlah cara menghindari gigitan anjing. Semoga bermanfaat!
Contact Us: Komentar, saran dan masukan melalui WA 085396717324 dan Gmail Lara4store@gmail.com.