Skip to main content

Makna Logo Gereja Toraja

Penjelasan Makna Logo Gereja Toraja - Pdt. A.A. van de Loosdrecht adalah zendeling pertama dari GZB (Gereformeerde Zendingsbond), yaitu sebuah gerakan dari Belanda yang pada akhirnya melahirkan Gereja Toraja.

Makna Logo Gereja Toraja
Makna Logo Gereja Toraja

Sejak saat itu, pekabaran Injil di Tana Toraja semakin pesat. Dan lahirnya Gereja Toraja menjadi berkat tersendiri bagi masyarakat Toraja

Sampai saat sidang Sinode yang pertama, 25 Maret 1947, Gereja Toraja menyatakan berdiri sendiri dengan nama Gereja Toraja atau biasa disingkat GETOR.

Makna Logo Gereja Toraja


Dalam Tata Gereja dan Peraturan-peraturan Khusus Gereja Toraja – Edisi 1 – Badan Pekerja Sinode – dicetak oleh PT. SULO, dijelaskan tentang makna logo Gereja Toraja sebagai berikut.
  1. Rumah Toraja melambangkan konteks budaya Toraja tempat Gereja Toraja lahir dan tumbuh;
  2. Salib melambangkan kasih dan pengorbanan Tuhan Yesus Kristus yang di atasnya Gereja Toraja dibangun, berdiri dan bertumbuh sesuai dengan 1 Korintus 3 : 11.
  3. Alkitab, Firman Allah, melambangkan dasar persekutuan, pelayanan dan kesaksian Gereja Toraja.
  4. Tiga susun gelombang melambangkan tri panggilan Gereja Toraja yang dilaksanakan dalam dunia yang penuh tantangan dan peluang.
  5. Lingkaran dalam melambangkan konteks Indonesia tempat Gereja Toraja melaksanakan pembinaan warga gereja. Lingkaran luar melambangkan konteks dunia tempat Gereja Toraja menyatakan tugas panggilannya.
Lihat juga Pengakuan Iman Gereja Toraja

Demikianlah penjelasan tentang makna logo Gereja Toraja. Semoga bermanfaat!
Contact Us: Komentar, saran dan masukan melalui WA 085396717324 dan Gmail Lara4store@gmail.com.