Skip to main content

Ragam Bahasa Suku Toraja

Bahasa Suku Toraja - Indonesia adalah negara yang kaya akan suku bangsa. Setiap daerah memiliki adat istiadat yang unik dan menarik untuk diketahui. Salah satunya adalah suku Toraja yang terletak di Sulawesi Selatan, Indonesia.

Bahasa Suku Toraja
Bahasa Suku Toraja

Tana Toraja sejak dulu terkenal dengan tempat-tempat wisatanya yang eksotik. Selain pemandangannya yang menakjubkan, yang membuat Toraja menjadi destinasi wisata terpopuler ke-2 di Indonesia setelah Bali oleh turis mancanegara adalah karena budayanya yang unik.

Namun hari ini kita tidak akan membahas tentang ritual atau upacara-upacara pemakaman di Toraja. Karena hari ini kita akan membahas tentang Bahasa Suku Toraja.

Ragam Bahasa Suku Toraja


Jika dilihat dari sejarah asal-usulnya, bahasa Toraja termasuk dalam rumpun bahasa Melayu Polinesia dari bahasa Austronesia.

Secara garis besar, bahasa Toraja terdiri dari 6 dialek, yaitu Kalumpang, Mamasa, Tae', Talondo', Toala', dan Toraja-Sa'dan yang menjadi dialek bahasa utama.

Beberapa dialek bahasa Toraja antara lain:

  1. Kalumpang, terdiri dari 4 dialek: Karataun, Mablei, Mangki (E'da), Bone Hau (Ta'da).
  2. Mamasa, terdiri dari 7 dialek: Mamasa Utara, Mamasa tengah, Pattae' (Mamasa Selatan, Patta' Binuang, Binuang, Tae', Binuang-Paki-Batetanga-Anteapi)
  3. Ta'e, terdiri dari 4 dialek: Rongkong, Luwu Timur Laut, Luwu Selatan, Bua.
  4. Talondo', hanya 1 dialek
  5. Toala', terdiri dari 2 dialek: Toala' dan Palili'.
  6. Toraja-Sa'dan, terdiri dari 4 dialek: Makale (Tallulembangna), Rantepao (Kesu'), Toraja Barat (Toraja Barat, Mappa-Pana).
Proses transmigrasi merupakan penyebab keberagaman dialek dalam bahasa Toraja seperti sekarang ini. Yang unik adalah bahasa Toraja diajarkan di semua sekolah dasar di Tana Toraja. Meskipun demikian, bahasa Indonesia yang adalah bahasa nasional merupakan bahasa resmi di Toraja.

Namun dalam penggunaan sehari-hari, terutama antar sesama suku Toraja, bahasa Toraja lebih dominan digunakan.

Keunikan Bahasa Toraja


Salah satu ciri yang menonjol dalam bahasa Toraja adalah gagasan tentang dukacita kematian. Dalam acara-acara di Toraja, terutama saat acara kematian rambu solo', bahasa Toraja mempunyai banyak istilah yang menunjukkan kesedihan, kerinduan, depresi, dan lain sebagainya.

Menariknya, ekspresi-ekspresi yang diungkapkan dalam bahasa Toraja tersebut juga rumit untuk dimengerti. Terutama bagi mereka yang sekali pun suku Toraja tapi sudah berdomisili di daerah-daerah lain di Sulawesi Selatan.

Dan banyak juga remaja-remaja sekarang yang tidak berminat untuk belajar bahasa Toraja. Padahal belajar bahasa Toraja tidaklah sulit, terutama jika hanya untuk percakapan sehari-hari.

Kecuali seperti yang disebutkan di atas, tentang ungkapan-ungkapan tentang dukacita kematian memang tidak mudah untuk dipahami dan harus dipelajari lebih mendalam.

Belajar Bahasa Toraja


Hal paling dasar saat belajar bahasa Toraja adalah memperbanyak kosakata umum. Berikut ini adalah beberapa kosakata umum dalam bahasa Toraja yang wajib diketahui artinya ketika ingin belajar bahasa Toraja.

Kamus Saku Bahasa Toraja


ambe' = ayah
indo' = ibu
kaka muane = kakak (laki-laki)
adi = adik
aku = saya
kamu = anda
iko = kamu (iko, tidak sopan di beberapa wilayah/ khusus untuk orang seumuran)
lai’ = kata sapaan atau kata ganti remaja/anak perempuan Toraja
wai = air
api = api
angin = angin
den = ada
apanta = punya kita atau milik kita.
apa ra te? = apakah ini?
apa ra tu? = apakah itu?
apara = apakah
Sura’ Madatu = Alkitab
andai = kenna
apabila = yakenna
anggap = angga’
aneh = senga’-senga'
asu = anjing
manuk = ayam
serre' = kucing
tondok = kampung
passikolan = sekolah
banua = rumah
banua tongkonan = rumah tongkonan (rumah adat Toraja)
kadera = kursi
bendan = berdiri
nokko' = duduk
melambi’ = pagi
masiang = besok
bongi = malam
kumande = makan
ma’kada = berbicara
makarorrong = sunyi sepi
malada = pedas
mammi' = lezat, enak
ma'pakena = bohong
bahagia : masannang
matammak = tawar / hambar
matanning = sangat manis
mentiro = melihat
noka na' = tidak mau, tidak suka
oto = mobil
petallo' = pensil
pia’ = anak-anak (di bawah 5 thn)
sanga = nama
aren = tuak

Nama-nama bilangan dalam bahasa Toraja


1 = misa'
2 = da'dua
3 = tallu
4 = a'pa'
5 = lima
6 = annan
7 = pitu
8 = karua
9 = kassera
10 = sangpulo
20 = duangpulo
30 = tallungpulo
40 = patangpulo
50 = limangpulo
60 = annanpulona
70 = pitungpulo
80 = karuapulona
90 = kasserapulona
100 = saratu'
200 = dua ratu'
1000 = sangsa'bu
2000 = duang sa'bu
10.000 = sangpulo sa'bu
100.000 = saratu'sa'bu
1.000.000 = misa' juta

Contoh Bahasa Toraja Sehari-hari


umba susi kareba? = bagaimana kabar?
kareba melo = kabar baik.
minda mu solan te? = misa-misa ra'
umba na ola adimmu? = pergi ke mana adikmu?
male ma' pasa' =  pergi ke pasar.
piran mi sule? = kapan kalian pulang?
masiang melambi = besok pagi.
bawanna deppa le = bawakan saya kue
iyo marawa ya to ke den doi = Iya, gampang itu kalau ada uang.

minda sangammu sangmane? = siapa namamu kawan?
Antor = Antor.
umba muni torro? = di mana kamu tinggal ?
jio Makale = di Makale
apa mu pogau inde' to? = bikin apa di sini?
sae ra' jalan-jalan = saya datang jalan-jalan.
tarru' pa dolo = saya terus dulu.
iyo, pela'-pela' ma' matoro' = iya, pelan-pelan naik motor.
kurre sumanga' buda = terima kasih banyak
kurre sumanga' duka = terima kasih juga

Istilah dalam bahasa Toraja

manasu mo raka... = sudah masak kah?
iyo, patarrui mai = iya, terus ke sini.

Bahasa tersebut umumnya adalah bahasa sapaan orang Toraja saat bertamu ke rumah teman. Jadi, bukan masak secara harfiah. Bisa dikatakan itu adalah salah satu bahasa khas suku Toraja.

Lihat juga Kata-kata Cinta Bahasa Toraja

Demikianlah sedikit tentang ragam bahasa suku Toraja dan contoh percakapan dalam bahasa Toraja sehari-hari sederhana. Semoga bermanfaat!
Contact Us: Komentar, saran dan masukan melalui WA 085396717324 dan Gmail Lara4store@gmail.com.