Skip to main content

Makalah Sistem Pendukung Keputusan

MAKALAH SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN“DEFINISI DAN RUANG LINGKUP
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN”

Makalah Sistem Pendukung Keputusan
Makalah Sistem Pendukung Keputusan

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK KOMPUTER
UNIVERSITAS
2020


KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan pertolongan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan malakah tentang "Definisi Dan Ruang Lingkup Sistem Pendukung Keputusan" ini tepat pada waktunya. Tidak lupa juga penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses penyelesaian makalah ini.

Makalah ini membahas tentang konsep dasar dari sistem pendukung keputusan yang meliputi definisi, sejarah, manfaat, dan tujuan dari sistem pendukung keputusan.

Semoga makalah ini dapat menjadi salah satu sumber materi yang bermanfaat bagi penulis lain yang ingin mencari informasi tentang sistem pendukung keputusan.

Dalam penyusunan makalah ini, penulis menyadari bahwa materi yang dibahas masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran untuk kemajuan kita bersama.


Luwu Utara, 26 Februari 2020

Penulis

DAFTAR ISI

SAMPUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Rumusan Masalah 1
1.3 Tujuan 1
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Sistem Pendukung Keputusan 2
2.2 Sejarah Sistem Pendukung Keputusan 2
2.3 Tujuan Sistem Pendukung Keputusan 2
2.4 Manfaat Sistem Pendukung Keputusan 3
2.5 Keterbatasan Sistem Pendukung Keputusan 3
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan 5
3.2 Saran 5
DAFTAR PUSTAKA 6

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Hidup adalah pilihan! Tentu kalimat tersebut tidak lagi asing di telinga setiap kita. Sebuah kalimat yang penuh makna. Namun dibalik setiap pilihan juga terdapat konsekuensi yang harus siap dipertanggung jawabkan. Apakah kita siap menanggung setiap pilihan tersebut?

Kenyataannya tidak. Banyak pilihan yang pada akhirnya membawa kerugian, baik bagi diri sendiri bahkan banyak orang. Proses pengambilan keputusan merupakan hal rumit yang kritis terutama dalam dunia bisnis dan perusahaan. Mengantisipasi dan meminimalisir resiko tersebut, kita membutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu dalam mendukung keputusan berdasarkan analisis data bukan sekedar intuisi.

Karena itulah, proses pengambilan keputusan membutuhkan sebuah sistem yang dapat memberikan keputusan terbaik dari yang terbaik di antara alternatif keputusan yang ada.

1.2 Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah:

1. Apa itu Sistem Pendukung Keputusan?
2. Bagaimana sejarah sistem pendukung keputusan?
3. Apa tujuan sistem pendukung keputusan?
4. Apa manfaat dari sistem pendukung keputusan?
5. Apa saja keterbatasan sistem pendukung keputusan?

1.3 Tujuan

Ada 2 tujuan penulisan makalah ini, yaitu untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem Pendukung Keputusan dan untuk memberikan sebuah rangkuman tentang definisi dan ruang lingkup sistem pendukung keputusan.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Sistem Pendukung Keputusan

Sistem pendukung keputusan atau decision support systems (DSS) adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer termasuk sistem berbasis manajemen pengetahuan yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.

Menurut Moore and Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat tidak biasa.

Jadi, sistem pendukung keputusan bisa definisikan sebagai sebuah sistem yang dapat membantu seseorang yang tidak memahami atau kurang memahami sesuatu hal agar bisa memperoleh informasi yang dapat menunjang untuk mengambil keputusan terbaik dari setiap alternatif keputusan yang ada.

2.2 Sejarah Sistem Pendukung Keputusan

Pada tahun 1950, teori pengambilan keputusan organisasi dikembangkan di Carnegie Institute of Technology. Tahun 1960, implementasi DSS dalam bentuk sistem komputer interaktif dilakukan di Massachusetts Institute of Technology. Tahun 1970, konsep DSS menjadi area riset. Tahun 1980, telah dikembangkan executive information systems (EIS), group decision support systems (GDSS), dan organizational decision support systems (ODSS) untuk single user berbasis model. Tahun 1990, dikembangkan data warehousing dan on-line analytical processing (OLAP). Tahun 2000, dikembangkan aplikasi analitik berbasis web.

2.3 Tujuan Sistem Pendukung Keputusan

Adapun tujuan dari sistem pendukung keputusan adalah sebagai berikut.

a. Membantu manajer dalam pengambilan keputusan atas masalah semi terstruktur.

b. Memberikan dukungan atas pertimbangan manajer dan bukannya dimaksudkan untuk menggantikan fungsi manajer.

c. Meningkatkan efektivitas keputusan yang diambil manajer lebih daripada perbaikan efisiensinya.

d. Kecepatan komputasi. Komputer memungkinkan para pengambil keputusan untuk melakukan banyak komputasi secara cepat dengan biaya yang rendah.

e. Peningkatan produktivitas. Membangun satu kelompok pengambil keputusan, terutama para pakar, bisa sangat mahal. Pendukung terkomputerisasi bisa mengurangi ukuran kelompok dan memungkinkan para anggotanya untuk berada di berbagai lokasi yang berbeda-beda (menghemat biaya perjalanan).

f. Dukungan kualitas. Komputer bisa meningkatkan kualitas keputusan yang dibuat. Sebagai contoh, semakin banyak data yang diakses, semakin banyak data yang diakses, makin banyak juga alternatif yang bisa dievaluasi.

g. Berdaya saing. Manajemen dan pemberdayaan sumber daya perusahaan. Tekanan persaingan menyebabkan tugas pengambilan keputusan menjadi sulit.

h. Mengatasi keterbatasan kognitif dalam memproses dan penyimpanan.

2.4 Manfaat Sistem Pendukung Keputusan

Adapun manfaat sistem pendukung keputusan adalah sebagai berikut.

a. SPK memperluas kemampuan pengambil keputusan dalam memproses data / informasi bagi pemakainya.

b. SPK membantu pengambil keputusan untuk memecahkan masalah, terutama dalam berbagai isu yang sangat kompleks dan tidak terstruktur.

c. SPK dapat menghasilkan solusi yang lebih cepat dan hasil yang lebih dapat diandalkan.

d. Walaupun suatu SPK mungkin tidak dapat memecahkan masalah yang dihadapi oleh pengambil keputusan, tapi dia bisa menjadi stimulan bagi para pengambil keputusan dalam memahami masalah, karena mampu menghadirkan berbagai solusi alternatif.

2.5 Keterbatasan Sistem Pendukung Keputusan

Walaupun dirancang dengan sangat teliti dan mempertimbangkan seluruh faktor yang ada, Sistem Pendukung Keputusan (SPK) mempunyai kelemahan atau keterbatasan diantaranya yaitu :

a. Ada beberapa kemampuan manajemen dan bakat manusia yang tidak dapat dimodelkan, sehingga model yang ada dalam sistem tidak semuanya mencerminkan persoalan sebenarnya.

b. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) terbatas untuk memberikan alternatif dari pengetahuan yang diberikan kepadanya (pengatahuan dasar serta model dasar) pada waktu perancangan program tersebut.

c. Proses-proses yang dapat dilakukan oleh Sistem Pendukung Keputusan (SPK) biasanya tergantung juga pada kemampuan perangkat lunak yang digunakan.

d. Harus selalu diadakan perubahan secara kontinyu untuk menyesuaikan dengan keadaan lingkungan yang terus berubah agar sistem tersebut selalu up to date.

e. Bagaimanapun juga harus diingat bahwa Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dirancang untuk membantu/mendukung pengambilan keputusan dengan mengolah informasi dan data yang diperlukan dan bukan untuk mengambil alih pengambilan keputusan.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Sistem pendukung keputusan atau decision support systems (DSS) adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer termasuk sistem berbasis manajemen pengetahuan yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.

Sistem pendukung keputusan memiliki tujuan dan manfaat yang sangat berguna dalam proses pengambilan keputusan, terutama untuk manajer perusahaan dalam proses perencanaan bisnis yang beresiko dan rumit. Meskipun demikian, sistem pendukung keputusan tidak serta merta dapat diterapkan dalam berbagai keadaan. Sistem pendukung keputusan juga memiliki keterbatasan sehingga keputusan tetap tergantung kepada orang yang menggunakannya.

3.2 Saran

Bagaimanapun juga harus diingat bahwa Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dirancang untuk membantu/mendukung pengambilan keputusan dengan mengolah informasi dan data yang diperlukan dan bukan untuk mengambil alih pengambilan keputusan.

DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_pendukung_keputusan
https://www.gurupendidikan.co.id/sistem-pendukung-keputusan-beserta-komponen-manfaat-dan-tujuannya-lengkap/
https://www.dosenpendidikan.co.id/sistem-pendukung-keputusan/
http://rizalespe.lecture.ub.ac.id/files/2015/09/SPK-02-IF-2015-GANJIL.pdf
http://saktiananda.blogspot.com/2015/06/kelebihan-dan-kekurangan-sistem.html

Lihat juga Skripsi Teknik Informatika
Contact Us: Komentar, saran dan masukan melalui WA 085396717324 dan Gmail Lara4store@gmail.com.